Goes to Blitar

Study Tour merupakan program rutin yang dilaksanakan hampir oleh semua lembaga pendidikan. Study tour dapat difungsikan sebagai sarana pembelajaran siswa di luar ruangan kelas. Pada umumnya study tour bertujuan agar siswa memiliki tambahan wawasan keilmuan.  Wawasan keilmuan dimaksud tentunya masih berkaitan dengan sekolah atau bahkan merambah pada wawasan keilmuan yang tidak diajarkan di sekolah.

Seperti yang sudah diketahui bersama, dalam dunia pendidikan dan pembelajaran dikenal berbagai macam metode pembelajaran. Metode karya wisata merupakan salah satu metode yang dapat memicu siswa untuk meningkatkan kreatifitas berpikir, bernalar, dan menggagas berbagai pengetahuan melalui pengamatan secara langsung. Untuk itu, SDN Sine 1 menyelenggarakan program study tour pada tahun ini.

Perjalan study tour SDN Sine 1 Ngawi dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 2 Oktober 2019 dengan tujuan utama Kampung Cokelat, Candi Penataran, dan Water Park Sumber Udel. Anggota rombongan berjumlah 51 siswa yang terdiri dari kelas IV dan V. Bus yang membawa rombongan diberangkatkan pada pukul 02.00 WIB dini hari. Tiba di lokasi pertama (Kampung Coklat) sekitar pukul 08.00 pagi. Selama dalam perjalanan, siswa-siswi mendapatkan pendampingan oleh bapak dan ibu guru.

Selama dalam kunjungan di Kampung Coklat siswa-siswi mendapatkan bimbingan secara langsung tour guide yang sudah disediakan oleh manajemen Kampung Coklat. Pada awal tour, siswa-siswi dibawa di kebun cokelat untuk dikenalkan dengan berbagai macam jenis tanaman cokelat. Di situ pula mereka mendapatkan penjelasan tentang cara merawat tanaman cokelat (kakao). Beberapa dari mereka juga mendapatkan kesempatan untuk merasakan buah kakao yang berasa manis asam. Mereka juga mendapatkan penjelasan bahwa biji dari buah tersebut akan diproses menjadi berbagai macam produk olahan cokelat.

Puas dari kebun cokelat anak-anak dibawa oleh tour guide menuju tempat lokasi persemaian biji cokelat. Dijelaskan kepada mereka, bahwa dari biji tersebut akan dikembang biakkan menjadi tanaman-tanaman baru. Pada tahap ini, siswa-siswi juga diajarkan cara menyemai benih cokelat yang benar. Media tanam persemaian terdiri dari tanah liat, kompos, dan pasir dengan perbandingan (3:2:1). Bagian biji yang berwarna putih (mata) diletakkan pada bagian bawah dengan posisi tertancap sebagian ke dalam media tanam yang sudah diwadahi dalam polybag. Berbeda dengan tanama dewasa yang membutuhkan intensitas cahaya matahari sebanyak 60%, pada tanaman baru hanya membutuhkan intensitas cahaya sebesar 40%. Untuk itulah persemaian cokelat harus dilindungi dengan naungan berupa paranet atau bisa juga diletakkan di bawah pohon lain yang lebih rindang.

Pada akhir perjalanan di Kampung Coklat setiap siswa mendapatkan sertifikat Pelatihan Dasar Budidaya dan Olahan Cokelat. Selain itu, masing-masing siswa juga membawa pulang hasil olahan cokelat yang dikerjakan di ruang pengolahan berupa kue cokelat berbentuk hati yang dihiasi nama masing-masing siswa tersebut.

Laporan kunjungan di Candi Penataran dan Water Park Sumber Udel tidak ditulis secara rinci pada laporan kunjungan ini. Hal ini menjadi tugas bagi siswa-siswi SDN Sine 1, Ngawi membuat laporan kunjungan wisata yang belum dituliskan pada laporan kunjungan wisata ini. Untuk itu, buatlah laporan kunjungan berupa pengalaman kalian (siswa-siswi kelas IV dan V) untuk menyusun laporan kunjungan kalian ke Candi Penataran dan Water Park Sumber Udel di Blitar. Laporan kunjungan dapat kalian buat seperti format laporan kunjungan yang telah kalian pelajari di dalam kelas atau dalam bentuk narasi seperti yang dicontohkan dalam tulisan ini.